Kembali

Bekali Pemahaman OSS kepada Pelaku UMK melalui Bimtek Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

Sambutan Kepala DPMPTSP Kabupaten Magelang pada Kegiatan Bimbingan Teknis/Sosialisasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil, Selasa (14/4/26)

Kota Mungkid - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Magelang menyelenggarakan kembali kegiatan Bimbingan Teknis/Sosialisasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko bagi pelaku usaha mikro kecil. Bertempat di PLUT KUMKM Center Magelang, kegiatan ini dihadiri oleh pelaku usaha mikro kecil binaan PKK dan Dekranasda Kabupaten Magelang, Selasa (14/4/26).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta pendampingan kepada pelaku usaha terkait tata cara pendaftaran perizinan melalui Sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko, termasuk proses penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), pemahaman klasifikasi usaha berdasarkan KBLI, serta pemenuhan persyaratan dasar sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan “Melalui kegiatan-kegiatan seperti ini selain untuk menambah wawasan, pemahaman bapak/ibu terkait kewajiban dan tanggungjawab yang harus dipenuhi, diharapkan juga terbangun komunikasi yang baik antara pemerintah dan pihak swasta”, ucap Budi Daryanto, Kepala DPMPTSP Kabupaten Magelang dalam sambutannya.

Bimbingan Teknis ini juga menghadirkan narasumber dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Magelang anggota Komisi II yaitu Edi Gunawan Yakti dengan materinya mengenai Kebijakan Legislatif terkait Perizinan dan Penanaman Modal serta Cipto membawakan materi pelayanan prima untuk seluruh masyarakat Kabupaten Magelang.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga dilengkapi sesi tanya jawab dan pendampingan langsungfasilitasi pembuatan NIB. DPMPTSP Kabupaten Magelang berharap kegiatan bimtek ini dapat mendorong pelaku UMK untuk segera memiliki legalitas usaha dan memanfaatkan fasilitas perizinan yang semakin mudah dan cepat. Dengan adanya perizinan yang tertib, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan daya saing serta memperluas akses pasar secara berkelanjutan.